Sabtu, 06 November 2010

Kehidupan Wanita Malam

Kehidupan malam dikota jakarta sudah tidak asing lagi. Dimana kebutuhan biaya hidup sangat tinggi, maka tidak ada yang tidak bisa, jika uang berbicara maka termasuk bila ingin mendapatkan kepuasan seks bisa saja didapatkan. Banyak wanita-wanita penghibur setiap harinya datang ke kota Jakarta atau kota besar lainnya untuk satu alasan ekonomi yaitu mencari uang yang bisa didapat dengan cara instan dengan menjajakan dirinya.

Dunia malam tersebut tidak terlepas dengan adanya club malam, panti-panti pijat dan karaoke yang membuat semuanya tambah mudah. Kehidupan malam di kota jakarta memang sudah benar-benar banyak sekali. Banyak sekali wanita malam tersebut masih muda-muda, mereka antara umur 20 tahun sampai 25 tahun. Mereka ada yang bisa menawarkan pesona mereka di jalan-jalan besar kota jakarta, ada juga yang distandby di klub atau diskotik di tempat-tempat nongkrong di Jakarta.

Beginilan pandangan kehidupan malam di kota jakarta, para wanita malam tersebut ada tentunya karena ada yang membutuhkannya, Kian hari jumlahnya semakin banyak, mungkin karena iming-iming mendapatkan uang dengan cara cepat. Prostitusi terselubung. Itulah sebagian kalangan menyebut, karena mereka adanya di jalanan. Tentu saja ilegal, dan bukan tak pernah mereka ditertibkan.


Upaya memberantas prostitusi di Jakarta seperti menyiram garam di lautan, hari ini ditangkap, besok lusa melenggang lagi di jalanan. Sudah rahasia umum mereka tak bekerja sendirian. Ada tangan-tangan kuat yang mengatur kerja mereka. Dari mulai mendatangkan mereka sampai menjalani kerja seperti ini sebagai pemuas nafsu para lelaki hidung belang.

Di Jakarta, masyarakat mengenal ada beberapa tempat dimana para PSK jalanan ini biasa berkumpul menjajakan dirinya yakni dikawasan Prumpung, Pramuka, Jakarta Timur, Blok M, Jakarta Selatan dan kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dari waktu ke waktu PSK jalanan ini terus ada dan silih berganti. Mereka berasal dari beragam daerah, sebagian datang sendiri, tapi lebih banyak didatangkan.

Pekerja seks komersial memang menjadi bagian dari denyut nadi kota besar-besar. Tapi tak berarti di daerah tak ada. Hasil kunjungan kami ke beberapa tempat di Jawa Barat menunjukkan seks komersial tumbuh subur dan tak lagi ditutup-tutupi. Bahkan jangan kaget, untuk berkencan anda bisa lakukan di rumah mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar